100 EKOR SEMUT
11:39 Diposkan oleh yanuar
Ada sekelompok kawanan semut sedang berkumpul di sebuah lapangan, mereka sebentar lagi akan pergi untuk melakukan rekreasi.
Setelah mereka semua berkumpul, semut yang paling tua menghitung jumlah kelompoknya, setelah dihitung ternyata jumlah kawanan semut tersebut berjumlah 99 ekor. semut yang tua tersebut bingung kenapa kelompoknya hanya berjumlah 99 ekor.
Dia pun kembali menghitung jumlah kelompoknya, namun hasil yang di dapat tetap saja begitu padahal kelompok mereka tidak ada yang hilang.
Tidak puas dengan hasil tersebut, semut yang tua itupun menyuruh salah satu temannya untuk menghitung jumlah mereka.
Setelah dihitung oleh temannya, tetap saja jumlah mereka 99 orang, mereka pun bingung apa yang salah dengan hitungan mereka.
Raut wajah kelompok semut murung semua, takut mereka tidak bisa pergi untuk rekreasi.
Ditengah-tengah kebingungan kelompok semut tersebut, ada seekor kecoa yang sedang tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku kelompok semut tersebut.
“ hei kecoa, kenapa kamu tertawa, kenapa tidak membantu kami” kecoa pun menjawab “ aku tertawa melihat tingkah laku kalian, sebenarnya kalian berjumlah 100 ekor, namun kalian menghitung hanya teman kalian saja, sedang kan kalian sendiri tidak menghitung diri kalian sendiri.
“ dari cerita di atas, sering terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari. Sering kita memikirkan orang lain, mencari-cari kesalahan orang lain, sedang diri kita tidak dipikirkan, banyak yang setiap hari memikirkan orang lain, kenapa orang lain bisa sukses, setiap hari dia berpikir seperti itu, sedangkan dirinya tidak berbuat apa-apa.”
“ jadi marilah kita semua, untuk tidak memikirkan tentang orang lain, yang harus dipikirkan diri kita ,bahagaimana kita harus seperti orang tersebut, bagaimana kita bisa mengembang potensi kita, karena setiap manusia terlahir di dunia ini mempunyai kelebihan.mau sukses disini.
Halaman
BISNIS ONLINE
IKLAN SUKSES
Minggu, 17 Januari 2010
Pentingnya Sebuah Kesabaran
Pentingnya Sebuah Kesabaran
21:13 Diposkan oleh yanuar
Menjadi seorang penyabar adalah merupakan hal yang sulit kita lakukan, sering kali kita selalu menuruti emosi belaka dan cenderung mudah melakukan tindakan-tindakan yang tidak terkendali. Pada saat kita tersinggung, marah dan emosi kita harus perlu rem berupa kesabaran.
Ketika kita Sering melihat acara berita di TV, betapa sulitnya manusia mengendalikan kesabarannya, seperti contoh bila sedang berdemo bila tidak terpenuhi tuntutannya maka menjadi aksi yang brutal, merusak sana-sini, yang akibatnya menggangu ketertiban orang lain dan merusak fasilitas umum.
Apalagi kalau demo mendukung salah satu calon, ko’ bisa mati-matian mendukung calonnya, yang apabila dia sudah menjabat, apa dia masih ingat akan orang yang dahulu sampai rela turun kejalan dan berorasi sedemikian rupa hingga dia terpilih, banyak kan kejadian sekarang pejabat-pejabat yang lupa dengan rakyat kecil.
Bahkan yang membuat saya sedih, ada seorang ibu yang tega bunuh diri bersama anak-anaknya karena sudah tidak mampu bertahan akan kehidupan yang dialaminya, apa salah seorang anak hingga mengalami hal yang demikian. Mungkin bunuh diri lagi menjadi trend masa kini. Dengan bunuh diri, maka dia merasa masalahnya didunia ini akan hilang dan kehidupannya kembali damai, tapi ingat kita hidup didunia ini hanyalah sebagai jembatan untuk hidup dialam yang berikutnya.
Dan mungkin masih banyak lagi contoh-contoh yang lain, yang menggambarkan ketidaksabaran manusia didalam mengarungi kehidupan ini.
Kesabaran merupakan ilmu hidup yang harus kita miliki, tanpa kesabaran kita akan mudah terjebak dalam komunikasi negative dan sulit menjalin hubungan social yang konstruktif.
Kesabaran bearti suatu kematangan mental untuk mampu menahan diri dan mengendalikan sikap-sikap kita supaya tidak terjerumus didalam suatu tindakan yang akan merugikan kita sendiri dan akan membuat penyesalan yang mendalam pada diri kita.Untuk itu mari kita sama-sama melatih kesabaran kita, agar kita tidak melakukan hal-hal yang merugikan, baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain, sehingga tidak terjadilah penyesalan dikemudian hari.
Saat kita berjuang, tetapi belum mendapatkan hasil, maka kita harus butuh kesabaran dan di sertai dengan keuletan, ketekunan dan mental tahan banting.mau sukses disini.
Salam sukses!
Yanuar
21:13 Diposkan oleh yanuar
Menjadi seorang penyabar adalah merupakan hal yang sulit kita lakukan, sering kali kita selalu menuruti emosi belaka dan cenderung mudah melakukan tindakan-tindakan yang tidak terkendali. Pada saat kita tersinggung, marah dan emosi kita harus perlu rem berupa kesabaran.
Ketika kita Sering melihat acara berita di TV, betapa sulitnya manusia mengendalikan kesabarannya, seperti contoh bila sedang berdemo bila tidak terpenuhi tuntutannya maka menjadi aksi yang brutal, merusak sana-sini, yang akibatnya menggangu ketertiban orang lain dan merusak fasilitas umum.
Apalagi kalau demo mendukung salah satu calon, ko’ bisa mati-matian mendukung calonnya, yang apabila dia sudah menjabat, apa dia masih ingat akan orang yang dahulu sampai rela turun kejalan dan berorasi sedemikian rupa hingga dia terpilih, banyak kan kejadian sekarang pejabat-pejabat yang lupa dengan rakyat kecil.
Bahkan yang membuat saya sedih, ada seorang ibu yang tega bunuh diri bersama anak-anaknya karena sudah tidak mampu bertahan akan kehidupan yang dialaminya, apa salah seorang anak hingga mengalami hal yang demikian. Mungkin bunuh diri lagi menjadi trend masa kini. Dengan bunuh diri, maka dia merasa masalahnya didunia ini akan hilang dan kehidupannya kembali damai, tapi ingat kita hidup didunia ini hanyalah sebagai jembatan untuk hidup dialam yang berikutnya.
Dan mungkin masih banyak lagi contoh-contoh yang lain, yang menggambarkan ketidaksabaran manusia didalam mengarungi kehidupan ini.
Kesabaran merupakan ilmu hidup yang harus kita miliki, tanpa kesabaran kita akan mudah terjebak dalam komunikasi negative dan sulit menjalin hubungan social yang konstruktif.
Kesabaran bearti suatu kematangan mental untuk mampu menahan diri dan mengendalikan sikap-sikap kita supaya tidak terjerumus didalam suatu tindakan yang akan merugikan kita sendiri dan akan membuat penyesalan yang mendalam pada diri kita.Untuk itu mari kita sama-sama melatih kesabaran kita, agar kita tidak melakukan hal-hal yang merugikan, baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain, sehingga tidak terjadilah penyesalan dikemudian hari.
Saat kita berjuang, tetapi belum mendapatkan hasil, maka kita harus butuh kesabaran dan di sertai dengan keuletan, ketekunan dan mental tahan banting.mau sukses disini.
Salam sukses!
Yanuar
Disiplin Sekarang atau GaGal
Disiplin Sekarang atau GaGal
21:19 Diposkan oleh yanuar
Disiplin….ya kata yang sangat mudah kita ucapkan akan tetapi sangat sulit untuk kita lakukan, disiplin diperlukan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh, sehingga akan terjadi suatu kebiasaan yang tidak akan membebani hidup kita namun justru membuat hidup kita akan lebih bearti.
Seperti salah satu contoh kecil, bila anda terbiasa bangun pagi jam 4 subuh, maka tidak akan diperlukan lagi sebuah jam wekeer, karena kebiasaan anda yang akan membangunkan anda dengan sendirinya. Bila anda disiplin waktu untuk diri sendiri maka akan berdampak terhadap kehidupan social anda, anda akan disiplin juga didalam pekerjaan, anda tidak akan pernah terlambat kekantor, atau dengan bisnis anda. Apalagi didunia bisnis waktu adalah uang, jadi jika anda berdisiplin dengan waktu maka peluang untuk mendapatkan uang akan lebih terbuka. Anda selalu tepat waktu bila ada pertemuan dengan klien anda sehingga klien anda akan merasa puas, dan terus-menerus menjadi klien bisnis anda.
Mungkin ada 2 cara supaya kita bisa memulai disiplin dari sekarang sehingga dimasa
depannya kita bisa mencapai hasil yang maksimal dari kedisiplinan kita tersebut.
1. Mulailah dari hal-hal yang kecil-kecil dulu
Memulai disiplin tidaklah mudah, maka kita harus memulai dari yang kecil-kecil dulu, seperti jam berapa kita harus bangun pagi setiap paginya. Dari hal-hal yang kecil baru kita berdisiplin ke hal-hal yang lebih besar lagi yang akan berakibat mencerahkan masa depan kita nantinya.
2. Jangan pernah menunda pekerjaan
Menunda sesuatu pada hari ini sama juga kita akan kehilangan hari esok, mungkin kita sering menunda-nunda pekerjaan yang kita anggap remeh” ah ntar aja dikerjain, kan waktunya masih lama” ingat kita hidup adalah selalu ditemani masalah, jadi setiap hari pasti selalu saja ada masalah yang datang silih berganti, jika kita selalu menunda pekerjaan hari ini, maka hari esok pasti ada kerjaan yang baru lagi, dan kita tunda lagi begitu seterusnya hingga sampai ke suatu hari dimana mood kita lagi mau mengerjakan pekerjaan tersebut, tetapi pekerjaannya sudah tidak satu lagi,melainkan sudah menumpukmaka beban kita akan semakin berat.
Menginginkan hidup yang lebih layak memang dambaan setiap orang, kesuksesan adalah hak setiap orang, namun bagaimana jalan kita dalam menggapai hal tersebut. Salah satu jalan adalah dengan bersifat disiplin. Dengan bersifat disiplin maka jalan akan kesuksesan tersebut akan terbuka lebar, dan nikmatilah buah dari kedisiplinan anda nantinya.
Kalau menurut anda, apakah sikap disiplin sangat perlu untuk mencapai target yang anda inginkan, dan bagaimana anda melakukannya. Senang sekali jika anda dapat berbagi pengalaman disini.mau sukses disini.
Salam sukses
Yanuar
21:19 Diposkan oleh yanuar
Disiplin….ya kata yang sangat mudah kita ucapkan akan tetapi sangat sulit untuk kita lakukan, disiplin diperlukan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh, sehingga akan terjadi suatu kebiasaan yang tidak akan membebani hidup kita namun justru membuat hidup kita akan lebih bearti.
Seperti salah satu contoh kecil, bila anda terbiasa bangun pagi jam 4 subuh, maka tidak akan diperlukan lagi sebuah jam wekeer, karena kebiasaan anda yang akan membangunkan anda dengan sendirinya. Bila anda disiplin waktu untuk diri sendiri maka akan berdampak terhadap kehidupan social anda, anda akan disiplin juga didalam pekerjaan, anda tidak akan pernah terlambat kekantor, atau dengan bisnis anda. Apalagi didunia bisnis waktu adalah uang, jadi jika anda berdisiplin dengan waktu maka peluang untuk mendapatkan uang akan lebih terbuka. Anda selalu tepat waktu bila ada pertemuan dengan klien anda sehingga klien anda akan merasa puas, dan terus-menerus menjadi klien bisnis anda.
Mungkin ada 2 cara supaya kita bisa memulai disiplin dari sekarang sehingga dimasa
depannya kita bisa mencapai hasil yang maksimal dari kedisiplinan kita tersebut.
1. Mulailah dari hal-hal yang kecil-kecil dulu
Memulai disiplin tidaklah mudah, maka kita harus memulai dari yang kecil-kecil dulu, seperti jam berapa kita harus bangun pagi setiap paginya. Dari hal-hal yang kecil baru kita berdisiplin ke hal-hal yang lebih besar lagi yang akan berakibat mencerahkan masa depan kita nantinya.
2. Jangan pernah menunda pekerjaan
Menunda sesuatu pada hari ini sama juga kita akan kehilangan hari esok, mungkin kita sering menunda-nunda pekerjaan yang kita anggap remeh” ah ntar aja dikerjain, kan waktunya masih lama” ingat kita hidup adalah selalu ditemani masalah, jadi setiap hari pasti selalu saja ada masalah yang datang silih berganti, jika kita selalu menunda pekerjaan hari ini, maka hari esok pasti ada kerjaan yang baru lagi, dan kita tunda lagi begitu seterusnya hingga sampai ke suatu hari dimana mood kita lagi mau mengerjakan pekerjaan tersebut, tetapi pekerjaannya sudah tidak satu lagi,melainkan sudah menumpukmaka beban kita akan semakin berat.
Menginginkan hidup yang lebih layak memang dambaan setiap orang, kesuksesan adalah hak setiap orang, namun bagaimana jalan kita dalam menggapai hal tersebut. Salah satu jalan adalah dengan bersifat disiplin. Dengan bersifat disiplin maka jalan akan kesuksesan tersebut akan terbuka lebar, dan nikmatilah buah dari kedisiplinan anda nantinya.
Kalau menurut anda, apakah sikap disiplin sangat perlu untuk mencapai target yang anda inginkan, dan bagaimana anda melakukannya. Senang sekali jika anda dapat berbagi pengalaman disini.mau sukses disini.
Salam sukses
Yanuar
Hati-Hatilah Dalam Berkata
Hati-Hatilah Dalam Berkata
15:34 Diposkan oleh yanuar
Saat istirahat siang, orang-orang yang bekerja pada gedung perkantoran berhamburan kerumah makan untuk mengisi perut, sambil berbincang-bincang santai dengan teman sekantor.
Atau memanfaatkan waktu bernegoisasi bisnis, bahkan ada yang menyempatkan diri untuk berkencan. Diantara mereka yang sibuk dengan urusan masing-masing itu, ada pula yang iseng berdebat mengunggulkan kemampuan ditengah santap siangnya, persoalan debat ini diawali dengan pemandangan dimeja sebelah, dimana tampak seorang yang kesulitan membaca menu ( mungkin kacamatanya tinggal dikantor )
“ wah…kasian, masih muda kok sudah rabun…” komentar A dengan congkak. “ kalau saya usia boleh tua, saya bisa membedakan kacang tanah dengan kedelai dari jarak sekian meter, timpalnya tidak mau ketinggalan “ B menyeletuk “ itu sih belum seberapa… saya dapat membedakan seekor semut hitam dengan semut merah yang sedang berjalan dari jarak sekian meter,” timpalnya.
Untuk membuktikan mana yang lebih hebat, kawannya yang atu lagi, si C mengusulkan untuk mengadakan pertandingan. Minggu depan dibuka sebuah toko baru, kalian bisa menguji kemampuan kalian, dengan menunjukkan siapa yang lebih mampu melihat dengan jelas papan nama toko tersebut dari jarak tertentu. Usulan ini disepakati.
Agar memenangkan pertandingan tersebut, si A melakukan perbuatan licik dengan menanyakan terlebih dahulu tulisan yang tertera pada papan nama, yang akan dipasang pada pembukaan nanti kepada pemilik toko. Begitu pula dengan B, dimana secara curang menanyakan warna tulisan dipapan nama tersebut kepada tukang yang membuatnya.
Ketika tiba hari pertandingan, dengan lantang si A berseru : papan nama itu bertuliskan BERKAH. Sedangkan B tak mau kalah dari jarak yang lebih jauh lagi , bersemangat diteriakkannya warna tulisan itu kuning mas…apa reaksi penonton? Seketika itu riuh rendah cemoohan penonton. Mengapa? Ternyata papan nama tersebut belum terpasang…!
Cerita diatas cukup menarik, keisengan atau kehebatan diri macam itu bisa terjadi dimanapun, pada orang usia berapapun. Hal ini menunjukkan pada umumnya orang suka dirinya dipuji, jika belum ada yang memuji, dia akan memuji dirinya sendiri.
“ melaksanakan sesuatu itu sulit, maka dapatkah orang tidak berhati-hati dalam berbicara? Adapun sebabnya orang merasa malu kalau ia tidak dapat melaksanakannya.”
Tapi ada juga yang cukup bijaksana, ia takkan terjebak dengan kebiasaan umum seperti itu. Apa sebab? Orang yang bijaksana itu mengutamakan tindakan yang benar tanpa tertarik lagi menggambarkan kata-kata , apa lagi memuji dirinya sendiri, dengan begitu ia tetap akan dihargai oleh siapapun.
“ sepatah kata orang bisa di anggap pintar, sepatah kata pula orang bisa dianggap bodoh, maka berhati-hatilah dalam berkata, seorang yang bijaksana terhindar dari kebiasaan umum, yang akan menjerumuskan kedalam kebodohan yang tidak disadari.mau sukses disini.”
Salam sukses
Yanuar
15:34 Diposkan oleh yanuar
Saat istirahat siang, orang-orang yang bekerja pada gedung perkantoran berhamburan kerumah makan untuk mengisi perut, sambil berbincang-bincang santai dengan teman sekantor.
Atau memanfaatkan waktu bernegoisasi bisnis, bahkan ada yang menyempatkan diri untuk berkencan. Diantara mereka yang sibuk dengan urusan masing-masing itu, ada pula yang iseng berdebat mengunggulkan kemampuan ditengah santap siangnya, persoalan debat ini diawali dengan pemandangan dimeja sebelah, dimana tampak seorang yang kesulitan membaca menu ( mungkin kacamatanya tinggal dikantor )
“ wah…kasian, masih muda kok sudah rabun…” komentar A dengan congkak. “ kalau saya usia boleh tua, saya bisa membedakan kacang tanah dengan kedelai dari jarak sekian meter, timpalnya tidak mau ketinggalan “ B menyeletuk “ itu sih belum seberapa… saya dapat membedakan seekor semut hitam dengan semut merah yang sedang berjalan dari jarak sekian meter,” timpalnya.
Untuk membuktikan mana yang lebih hebat, kawannya yang atu lagi, si C mengusulkan untuk mengadakan pertandingan. Minggu depan dibuka sebuah toko baru, kalian bisa menguji kemampuan kalian, dengan menunjukkan siapa yang lebih mampu melihat dengan jelas papan nama toko tersebut dari jarak tertentu. Usulan ini disepakati.
Agar memenangkan pertandingan tersebut, si A melakukan perbuatan licik dengan menanyakan terlebih dahulu tulisan yang tertera pada papan nama, yang akan dipasang pada pembukaan nanti kepada pemilik toko. Begitu pula dengan B, dimana secara curang menanyakan warna tulisan dipapan nama tersebut kepada tukang yang membuatnya.
Ketika tiba hari pertandingan, dengan lantang si A berseru : papan nama itu bertuliskan BERKAH. Sedangkan B tak mau kalah dari jarak yang lebih jauh lagi , bersemangat diteriakkannya warna tulisan itu kuning mas…apa reaksi penonton? Seketika itu riuh rendah cemoohan penonton. Mengapa? Ternyata papan nama tersebut belum terpasang…!
Cerita diatas cukup menarik, keisengan atau kehebatan diri macam itu bisa terjadi dimanapun, pada orang usia berapapun. Hal ini menunjukkan pada umumnya orang suka dirinya dipuji, jika belum ada yang memuji, dia akan memuji dirinya sendiri.
“ melaksanakan sesuatu itu sulit, maka dapatkah orang tidak berhati-hati dalam berbicara? Adapun sebabnya orang merasa malu kalau ia tidak dapat melaksanakannya.”
Tapi ada juga yang cukup bijaksana, ia takkan terjebak dengan kebiasaan umum seperti itu. Apa sebab? Orang yang bijaksana itu mengutamakan tindakan yang benar tanpa tertarik lagi menggambarkan kata-kata , apa lagi memuji dirinya sendiri, dengan begitu ia tetap akan dihargai oleh siapapun.
“ sepatah kata orang bisa di anggap pintar, sepatah kata pula orang bisa dianggap bodoh, maka berhati-hatilah dalam berkata, seorang yang bijaksana terhindar dari kebiasaan umum, yang akan menjerumuskan kedalam kebodohan yang tidak disadari.mau sukses disini.”
Salam sukses
Yanuar
Batu Besar
Batu Besar
21:39 Diposkan oleh yanuar
Suatu hari seorang dosen sedang member kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat dia berdiri didepan kelas dan berkata, oke, sekarang waktunya quis. Kemudian dia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya dimeja. Kemudian dia mengisi ember tersebut dengan batu besar sekepalan tangan . ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan kedalam ember. Ia bertannya kepada mahasiswanya, “ menurut kalian. apakah ember ini telah penuh?”
Semua mahasiswa serentak berkata, “ya!”
Dosennya bertanya lagi, “ sungguhkah demikian?” kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu kedalam ember lalu mengocok-ngocok itu sehingga kerikil-kerikil itu turun kebawah mengisi celah-celah kosong diantara batu-batu. Kemudian, sekali lagi dia bertanya pada mahasiswanya, “ nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”
Kali ini para mahasiswanya terdiam. Seseorang menjawab. “mungkin tidak”
“bagus sekali”, sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya kepada mahasiswanya. “ baiklah sekarang, apakah ember ini telah penuh?
Belum, sahut seluruh mahasiswanya.
Sekali lagi ia berkata, “bagus.bagus sekali. Kemudian ia mengambil sebotol air dan mulai menuangkan airnya kedalam ember sampai ke bibir ember. Lalu dia menoleh kekelas dan bertanya. Tahukah kalian apa maksud dari ilustrasi ini?
Seorang dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “ maksudnya adalah, tak perduli seberpa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bias mengerjakannya.
Oh.bukan, sahut dosen, bukan itu maksudnya, kenyataan dari ilustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu, maka anda tidak akan bias memasukkan semuanya.
Apa yang dimaksud dengan “ batu besar” dalam hidup anda? Anak-anak anda, pasangan anda; pendidikan anda;hal-hal yang penting dalam hidup anda;mengajarkan sesuatu pada orang lain;melakukan pekerjaan yang kau cintai;waktu untuk diri sendiri;kesehatan anda;teman anda atau semuan yang berharga bagi anda.
Ingatlah utnuk memasukkan “batu besar” pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisi dengan hal-hal kecil( semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan dipenuhi dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal yang besar dan penting.
Oleh karena itu, setiap pagi dan malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyakan pada diri anda sendiri “apakah “batu besar” dalam hidup saya?” lalu kerjalan itu pertama kali.
Kata mutiara
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagaln yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuan melawan rintangan yang dating bertubi-tubi.( orison swett marden)
mau sukses disini
21:39 Diposkan oleh yanuar
Suatu hari seorang dosen sedang member kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat dia berdiri didepan kelas dan berkata, oke, sekarang waktunya quis. Kemudian dia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya dimeja. Kemudian dia mengisi ember tersebut dengan batu besar sekepalan tangan . ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan kedalam ember. Ia bertannya kepada mahasiswanya, “ menurut kalian. apakah ember ini telah penuh?”
Semua mahasiswa serentak berkata, “ya!”
Dosennya bertanya lagi, “ sungguhkah demikian?” kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu kedalam ember lalu mengocok-ngocok itu sehingga kerikil-kerikil itu turun kebawah mengisi celah-celah kosong diantara batu-batu. Kemudian, sekali lagi dia bertanya pada mahasiswanya, “ nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”
Kali ini para mahasiswanya terdiam. Seseorang menjawab. “mungkin tidak”
“bagus sekali”, sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya kepada mahasiswanya. “ baiklah sekarang, apakah ember ini telah penuh?
Belum, sahut seluruh mahasiswanya.
Sekali lagi ia berkata, “bagus.bagus sekali. Kemudian ia mengambil sebotol air dan mulai menuangkan airnya kedalam ember sampai ke bibir ember. Lalu dia menoleh kekelas dan bertanya. Tahukah kalian apa maksud dari ilustrasi ini?
Seorang dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, “ maksudnya adalah, tak perduli seberpa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bias mengerjakannya.
Oh.bukan, sahut dosen, bukan itu maksudnya, kenyataan dari ilustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu, maka anda tidak akan bias memasukkan semuanya.
Apa yang dimaksud dengan “ batu besar” dalam hidup anda? Anak-anak anda, pasangan anda; pendidikan anda;hal-hal yang penting dalam hidup anda;mengajarkan sesuatu pada orang lain;melakukan pekerjaan yang kau cintai;waktu untuk diri sendiri;kesehatan anda;teman anda atau semuan yang berharga bagi anda.
Ingatlah utnuk memasukkan “batu besar” pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisi dengan hal-hal kecil( semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan dipenuhi dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal yang besar dan penting.
Oleh karena itu, setiap pagi dan malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyakan pada diri anda sendiri “apakah “batu besar” dalam hidup saya?” lalu kerjalan itu pertama kali.
Kata mutiara
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah anda raih, namun kegagaln yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuan melawan rintangan yang dating bertubi-tubi.( orison swett marden)
mau sukses disini
Langganan:
Postingan (Atom)



