IKLAN SUKSES

INFODAHSAT.CO.CC

AREAKAYA.CO.CC

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Mei 2010

Pengertian Galaksi Bima Sakti



galaksi
Anda pasti sering mendengar galaksi bima sakti, Sebenarnya  itu makhluk apa? Sebelum saya menjawab lebih detail lagi : Pengertian galaksi  berdasarkan wikipedia adalah seperti yang tertera dibawa ini :
sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain (halaman belum tersedia)” bintang neutron dan lubang hitam, gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.
Nah bima sakti itu sendiri adalah salah satu macam dari galaksi yang ada di alam semesta.
Bima sakti sendiri dalam bahasa inggris bernama Milky Way. Jadi pengertian antara milky way dan galaksi adalah sama hanya beda nama doank.
Bima sakti sendiri adalah galaksi spiral yang besar dan memiliki tipe Hubble SBbc . Total massa yang dimiliki oleh galaksi ini adalah sekitar 1012 dari massanya Matahari (Bisa kebayang nggak tuh besarnya kayak apa).
Ada sekitar 200-400 milyar bintang dengan ketebalan 1000 tahun cahaya dan  diameter 100.000 tahun cahaya di galaksi bimasakti ini. Stttttttt…! jangan lupa matahari kita adalah salah satu dari bintang bintang itu. Itulah mengapa pengertian galaksi ini begitu penting? Ini karena di bima sakti ada planet bumi tempat tinggal kita sebagai umat manuasia.
Jarak antara Matahari kita dengan pusat galaksi bima sakti sekitar 27.700 tahun cahaya. Dan di pusat galaksi itu diduga ada lubang hitam supermasif (black hole).  Dan tahukah anda tata surya kita hanya baru mengitarinya sebanyak 20–25 kali saja. Sekian pengertian dari galaksi ini.

Selasa, 13 April 2010

Bagaimana Pendidikan Di Indonesia

Pendidikan dalam bahasa Yunani berasal dari kata padegogik yaitu ilmu menuntun anak. Orang Romawi melihat pendidikan sebagai educare, yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yang dibawa waktu dilahirkan di dunia. Bangsa Jerman melihat pendidikan sebagai Erziehung yang setara dengan educare, yakni : membangkitkan kekuatan terpendam atau mengaktifkan kekuatan atau potensi anak. Dalam bahasa Jawa, pendidikan berarti panggulawentah (pengolahan - Red), mengolah, mengubah kejiwaan, mematangkan perasaan, pikiran, kemauan dan watak, mengubah kepribadian sang anak.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pendidikan berasal dari kata dasar didik (mendidik), yaitu : memelihara dan memberi latihan (ajaran, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan pendidikan mempunyai pengertian : proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses perbuatan, cara mendidik. Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.

Dari pengertian-pengertian dan analisis yang ada maka bisa disimpulkan bahwa pendidikan adalah upaya menuntun anak sejak lahir untuk mencapai kedewasaan jasmani dan rohani, dalam interaksi alam beserta lingkungannya.

Dalam pendidikan terdapat dua hal penting yaitu aspek kognitif (berpikir) dan aspek afektif (merasa). Sebagai ilustrasi, saat kita mempelajari sesuatu maka di dalamnya tidak saja proses berpikir yang ambil bagian tapi juga ada unsur-unsur yang berkaitan dengan perasaan seperti semangat, suka dan lain-lain. Substansi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah membebaskan manusia dan menurut Drikarya adalah memanusiakan manusia. Ini menunjukan bahwa para pakar pun menilai bahwa pendidikan tidak hanya sekedar memperhatikan aspek kognitif saja tapi cakupannya harus lebih luas.

Bagaimana dengan pendidikan di Indonesia?
Apakah pendidikan di Indonesia memperhatikan permasalahan detail seperti ini? Inilah salah satu kesalahan terbesar metode pendidikan yang dikembangkan di Indonesia. Pendidikan kita sangat tidak memperhatikan aspek afektif (merasa), sehingga kita hanya tercetak sebagai generasi-generasi yang pintar tapi tidak memiliki karakter-karakter yang dibutuhkan oleh bangsa ini. Sudah 45 tahun Indonesia merdeka, dan setiap tahunnya keluar ribuan hingga jutaan kaum intelektual. Tapi tak kuasa mengubah nasib bangsa ini. Maka pasti ada yang salah dengan sistem pendidikan yang kita kembangkan hingga saat ini.

Kesalahan kedua, sistem pendidikan yang top-down atau dari atas kebawah. Freire menyebutnya dengan banking-system. Dalam artian peserta didik dianggap sebagai safe-deposit-box dimana guru mentransfer bahan ajar kepada peserta didik. Dan sewaktu-waktu jika itu diperlukan maka akan diambil dan dipergunakan. Jadi peserta didik hanya menampung apa yang disampaikan guru tanpa mencoba untuk berpikir lebih jauh tentang apa yang diterimanya, atau minimal terjadi proses seleksi kritis tentang bahan ajar yang ia terima. Dalam istilah bahasa arab pendidikan seperti ini dikatakan sebagai taqlid. Artinya menerima atau mengikuti apa saja yang dikatakan oleh para pendidik. Dan ini tidak sejalan dengan substansi pendidikan yang membebaskan manusia (Ki Hajar Dewantara).

Kesalahan ketiga, Saat ini terjadi penyempitan makna dari pendidikan itu sendiri ketika istilah-istilah industri mulai meracuni istilah istilah pendidikan. Di tandai dengan bergantinya manusia menjadi Sumber Daya Manusia (SDM).

Sabtu, 27 Maret 2010

Menjadikan buku sebagai sahabat

Pada masa ini, orang lebih cenderung melarikan diri dengan buku2 yg bersifat tulisan, tentang ilmu, tp begitu membaca novel, komik, begitu kusuknya, tp kadang tertawa sendiri, menangis, kadang raut muka menampakkan kesedihan, kegembiraan, kegelian, bahkan datar2 saja.Nah disini yang lebih saya tekankan adalah banyak berteman dengan buku2 tentang keilmuan, sedangkan novel, komik. itu di jadikan sampingan. Setelah anda gemar membaca buku, maka otomatis pengetahuannya bertambah...walaupun kalau awal2 memang sulit, makanya saya mau berbagi tips bagaimana caranya menjadikan buku sebagai teman, yaitu untuk dibaca, bukan hanya di susun di rak2 yg indah.
Adapun beberapa tips berikut dapat sedikit membantu, antara lain :
1) Niat, kenapa niat karena keinginan apapun tanpa niat, hasilnya pasti tidak memuaskan.
2) Paksakan, disini anda harus memaksakan untuk membaca, dengan cr merencanakan atau membikin jadwal dan ditempel di dinding kita.
3) Teratur, maksudnya kalau membaca buku, diusahakan diselesaikan dahulu sebelum buku yg lain, tetapi kalau buku tebal gak papa.
4) Variasi, di sini maksudnya adalah apabila membaca jangan terpaku di tempat itu terus, kalau sudah boring, ganti posisi lain atau tempat lain, agar boringnya hilang.
5) Konsisten. maksudnya usahakan tiap hari membaca buku walaupun beberapa lembar saja.
6) Semoga dapat membantu.

Mari budayakan gemar membaca, terutama membaca kallamulloh yaitu alqur'anul karim. terima kasih

Jumat, 26 Maret 2010

Faktor Penyebab Kegagalan UAN

Sebentar lagi sekolah2 akan melangsungkan kegiatan UAN (ujian akhir nasional ), kira2 apakah akan banyak siswa yg stres.,atau sebaliknya kebanyakan bisa merasakan kegembiraan mendapatkan kelulusan. Sebenarnya faktor yg mempengarui semua itu, ada banya sekali, tp disini saya akan menguraikan 3 yg bagi saya adalah masalah pokok..antara lain :
1. faktor guru, dalam hal ini guru sangatlah berpengaruh dalam proses pembelajaran, karena akan berbeda hasilnya, apabila guru itu mengajar bukan karena gaji, tp karena kemauan untuk mencerdaskan, sebab kalau mengajar karena gaji ia tak akan optimal dalam mengajar. tetapi kalau para guru mengajar dengan niat mencerdaskan, pastilah ia akan cari cara terbaik untuk bagaimana caranya anak ini biar cerdas, toh gaji gak usah di pikirkan, setiap bulan pasti akan dibayarkan.
2. faktor dari anak itu sendiri, kta semua pasti mengetaui bahwa anak2 sekarang tu,krisis moral, sehingga ia manunya yg serba instan. jd untuk meluluskan dirinya ia tak mau belajar, dan hanya sibuk mencari bocoran soal, dan menyontek kpd temannya, di samping itu anak2 skrang kebanyakan kalau belajar pas ada ulangan saja, kalau tidak ia enggan untuk belajar.
3. faktor pemerintah, disini menyangkut masalah soal, karena banyak sekali kebocoran, sehingga memberikan peluang kepada oknum-oknum vntuk di komersilkan, sehingga dapaknya menjadi mengakar sampai sekarang, anak2 hanya mengandalkan bocoran, gak mau belajar...dan akhirnya kalau gak lulus marah, sekolahpun jd sasaran..

Sedikit in yg bisa saya paparkan, maklum masih belajar, jadi tulisannya agak rancu, tp intinya, anak2 sekarang harus di ubah moralnya, agar mereka bisa berhasil dalam mencapai, keberhasilan.

,ayo belajar, ayo semangat, mencapai keberhasilan...ucapkan yang keras., SUKSES-MULIA

KULIAHBISNIS.TK

INVESTBONUS.CO.CC

Iklan